1 Comment

Untuk SAYA di tanah Perantauan

Disunnahkan ketika kita melaksanakan shalat sunnat rawatib kita bisa berpindah dari posisi sebelum atau sesudah kita melaksanakan shalat fardunya.
Saya pernah mendengar (mudah2an tidak salah mohon diluruskan) bahwa dalil terkait perintah ini salah satunya dikarenakan tempat-tempat sujud kita akan menjadi saksi shalat kita dihadapan Allah.
Dengan berpindah dari satu posisi ke posisi lain maka akan ada banyak saksi terhadap shalat kita dihadapan Allah.
Bagi saya selain masalah mengerjakan sunnah “berpindah dalam shalat rawatib”. Ada hikmah lain yg bisa kita ambil bahwa semakin banyak kita bertebaran dimuka bumi maka semakin banyak juga “saksi” bagi kita dihadapan Allah untuk kita (walaupun pada hakikatnya Allahpun tak perlu saksi itu karena kemaha tahuanNya) ini bentuk ikhtiar kita sebagai seorang hamba.
Dikaitkan dengan keberadaan saya ataupun anda yang sama2 dalam misi perantauan. Maka beruntung bagi kita yang sedang menjalani “misi perantauan” kita bisa memperbanyak saksi-saksi kita. Ditengah shalat-shalat kita Allah takdirkan kita bertemu dengan para saksi yang kitapun mungkin baru mengenalnya -tanah yang kita jadikan tempat sujud-.
Selain itu hikmah dari “misi perantauan” kita bisa merasakan perbedaan kapasitas dalam diri kita ketika kita masih berada diruang nyaman dikampung halaman kita dibandingkan ketika kita kini berada diperantauan. Setidaknya kita bisa melawan rasa rindu akan kenikmatan hidup ditanah asal sehingga kita belajar untuk tawadhu, kita semakin menghargai orang-orang yang kita cintai sehingga kita semakin khusuk mendoakan mereka, kita memiliki harapan untuk bisa kembali berkunjung kampung halaman kita yang mungkin dulu kita anggap biasa-biasa saja sehingga kini kita sangat merindukannya.
Kita semakin “mesra” untuk terus mengucap dan mengharap dalam doa-doa kita pada sang pengijabah doa untuk menjadikan perjalanan “misi perantauan” ini tidak sia-sia.
Moga Allah melindungi diri, niat dan cara hidup kita dalam perjalan kehidupan kita

-bismillahi tawakaltu alallahi lahaula walakuwwata illabillah-

Wallahualam
Ditulis rabu malam ditengah kerinduan akan orang tercinta

One comment on “Untuk SAYA di tanah Perantauan

  1. jazakumullah tambahan ilmunya…moga setiap kita diberikan kecendrungan untuk mengikuti jalan terbaik yang Allah berikan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: